Cara Mudah Instalasi Debian 7.6 bagi pemula

INSTALASI

Pertama, atur BIOS agar booting pertama melalui CD atau USB, sesuaikan dengan jenis media instalasi yang anda pilih. Start server/pc, dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

debian-langkah-1

Pilih “Install” untuk memulai instalasi Linux Debian 7 (Wheezy).

debian-langkah-2

Pilih bahasa yang ingin anda gunakan untuk instalasi Debian 7 ini. Saya memilih English, jika ingin anda bisa memilih Bahasa Indonesia.

debian-langkah-3-pilih-lokasi-other

Selanjutnya pilih negara lokasi kita instal Debian 7, ini untuk memudahkan pengaturan waktu (jam, hari dan tanggal) serta agar pada saat setting repositori, kita bisa memilih lokasi terdekat. Karena kita di Indonesia, otomatis kita akan memilih Indonesia. Karena Indonesia tidak ada di list, kita pilih “Other”, kemudian pilih “Asia”, dan pilih “Indonesia”.

debian-langkah-4-setting-locale

Untuk setting locale, kita pilih “United States”.

debian-langkah-5-keyboard

Untuk pengaturan keymap keyboard, saya pilih “American Keyboard” agar prosesnya lebih cepat saja 😀 Anda bisa pilih keymap lainnya jika mau.

network-1

Selanjutnya kita memasuki proses pengaturan networking. Jika jaringan anda menggunakan DHCP Server, maka anda bisa skip langsung ke pengaturan hostname dibawah. Jika anda tidak menggunakan DHCP Server, anda wajib menyetting manual alamat IP, netmask, gateway & DNS servernya.

Pilih “Configure network manually” untuk memulai setting networking di mesin Debian 7 ini.

network-2

Pada kolom IP Address, masukkan alamat IP yang akan anda gunakan. Sebagai contoh, disini saya menggunakan alamat IP 192.168.0.102.

network-3

Untuk kolom Netmask, masukkan netmask jaringan anda. Jika tidak tahu atau ragu, silahkan tanyakan ke admin jaringan anda. Disini saya mengguankan netmask 255.255.255.0.

network-4

Isi gateway jaringan anda.

network-5

Kemudian masukkan DNS Server yang ingin anda pakai. Anda bisa menggunakan local DNS server, atau external DNS server seperti Google Public DNS & OpenDNS.

debian-langkah-6-setting-hostname

Hostname bisa dibilang semacam label, yang digunakan untuk menamai server/pc. Masukkan hostname sesuai keinginan anda.

debian-langkah-7-setting-domain-name

Jika mesin Debian 7 ini anda gunakan untuk server online, anda bisa memasukkan nama domain agar bisa diakses. Tetapi jika server berada di intranet (jaringan lokal), anda bisa memasukkan nama sembarang.

debian-langkah-7-password-root

Selanjutnya silahkan masukkan password untuk root (administrator). Gunakan password yang kuat & tidak mudah ditebak. Anda bisa menggunakan kombinasi huruf, angka, huruf besar atau kecil, dan karakter khusus.

debian-langkah-9-ulaingi-password-root

Masukkan ulang password untuk root yang sebelumnya anda masukkan.

debian-langkah-11-setting-nama-pengguna

Selanjutnya adalah membuat user biasa, agar pada saat kita bekerja di mesin ini, tidak selalu login sebagai root (administrator). Root hanya digunakan pada momen-momen tertentu saja, semisal instal software, melakukan konfigurasi, dll. Dengan bekerja sebagai user biasa, mesin Debian 7 kita akan lebih aman dari hal-hal yang tidak diinginkan. Masukkan nama lengkap user yang akan memakai mesin Debian 7 ini.

debian-langkah-10-setting-nama-pengguna-2

Kemudian masukkan username yang diinginkan untuk user baru.

debian-langkah-12-setting-password-pengguna

Dan masukkan password untuk user baru ini.

debian-langkah-13-pilih-zona-waktu

Selanjutnya pilih zona waktu sesuai wilayah anda. Karena saya di Surabaya (WIB/Waktu Indonesia Bagian Barat), maka saya pilih “Western (Sumatera, Jakarta, Java, West and Central Kalimantan)”.

debian-langkah-14-partisi

Langkah selanjutnya adalah membuat partisi pada hardisk. Pada pilihan “Partitioning method”, pilih “Guided – Use entire disk”. Pada pilihan ini disk akan diformat, seluruh isi disk akan dihapus, dan secara otomatis akan dibuatkan partisi.
Anda bisa memilih “Guided – Use entire disk and set up LVM” jika ingin menggunakan Logical Volume Manager (LVM) agar nantinya bisa di resize partisinya. Atau “Guided – Use entire disk and set up encrypted LVM” jika ingin menggunakan partisi LVM yang di enkripsi untuk menambah keamanan data. Atau jika anda pengguna tingkat lanjut, bisa memilih “Manual” agar bisa mengatur partisi sesuai keinginan.

debian-langkah-15-pilih-disk

Pilih disk yang ingin anda gunakan untuk sistem Debian 7.

debian-langkah-16-partisi-disk

Pada pilihan skema partisi, silahkan pilih “All files in one partition”. Jika anda ingin memisahkan folder /home pada partisi tersendiri, silahkan pilih “Separate /home partition”. Atau jika anda ingin menambah keamanan sistem, bisa memisahkan folder /home, /usr, /var dan /tmp pada partisi tersendiri, silahkan pilih “Separate /home, /usr, /var and /tmp partitions”.
Jika anda adalah pengguna baru di sistem Linux, saya sarankan pilih opsi pertama saja.

debian-langkah-17-review-partisi-disk

Review skema partisi yang anda pilih sebelumnya. Jika sudah ok, pilih “Finish partitioning and write changes to disk”. Jika perlu merubah, pilih “Undo changes to partitions” dan pilih kembali skema partisi yang diinginkan.

debian-langkah-18-konfirmasi-partisi

Konfirmasi skema partisi dengan pilih Yes dan enter. Ingat, pada langkah ini tidak bisa dibatalkan.

debian-langkah-19-network-mirror

Selanjutnya kita melakukan konfigurasi package manager agar menggunakan repository server terdekat dengan mesin Debian 7 kita. Semakin dekat, maka semakin cepat proses update, upgrade atau install software. Pilih “Yes” untuk memulai.

debian-langkah-20-network-mirror-country

Karena lokasi mesin Debian 7 saya di Surabaya, maka saya pilih mirror “Indonesia”.

debian-langkah-21-pilih-mirror

Silahkan pilih salah satu mirror server yang ingin anda gunakan.

debian-langkah-22-proxy

Jika mesin Debian 7 anda mengharuskan menggunakan proxy server untuk terkoneksi ke Internet, silahkan masukkan alamat IP proxy server tersebut, port, username & passwordnya. Jika tidak menggunakan proxy server, kosongkan saja, dan pilih “Continue”.

debian-langkah-23-grub

Pada pilihan instalasi GRUB Loader, pilih “Yes”.

debian-langkah-24-finish

Proses instalasi Linux Debian 7 (Wheezy) selesai. Pilih “Continue” untuk merestart mesin Debian 7 ini. Jangan lupa untuk mengeluarkan CD/mencabut USB installer, agar bisa booting via hardisk.

debian-langkah-25-login

Langkah terakhir adalah login ke mesin Debian 7 yang baru anda instal, dan masukan perintah:

apt-get update && apt-get upgrade

Perintah ini untuk mendapatkan update terbaru, baik security maupun software.

NOTE: Secara default, ssh server tidak terinstal. Agar bisa anda remote menggunakan SSH, silahkan instal dahulu ssh server dengan perintah:

apt-get install ssh

Demikian Tutorial Cara Instal Linux Debian 7 (Wheezy), semoga bermanfaat bagi anda. Jika ada pertanyaan, silahkan posting di kolom komentar dibawah ini.

Sumber Tertera :

https://tuts.web.id/tutorial-cara-instal-linux-debian-7-wheezy/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s